EXPEDISI PRAKTIK PENGENALAN PERTANIAN

Kegiatan Praktik Pengenalan Pertanian (P3) Jurusan Ilmu Tanah dilakukan pada tanggal 3 – 7 Februari 2020. Secara umum kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mengenal lebih dekat dengan dunia pertanian. Tujuan khusus kegiatan P3 yaitu (1) mengenalkan kepada mahasiswa terkait dengan proses pembentukan berbagai jenis tanah (2) mengenalkan kepada mahasiswa terkait sistem budidaya tanaman perkebunan di perusahaan. Kegiatan P3 diikuti oleh mahasiswa Ilmu Tanah semester II beserta dosen Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Acara P3 dilakukan sua sesi, sesi I dilakukan di gedung D Fakultas Pertanian UNILA pada tanggal 3, 6 dan 7 Februari 2020. Sesi II dilakukan di luar FP UNILA, pada tanggal 4 Februari 2020 mengelilingi Kabupaten Pasewaran dan tanggal 5 Februari 2020 mengunjungi Perusahaan Great Giant Foods, Lampung Tengah. Pada tanggal 3 Februari 2020, Prof. Dr. Ir. Dermiyati, M.Agr.Sc selaku Wakil Dekan I (WD I) dan Prof. Dr. Ir. Ainin Niswati M.S M.Agr.Sc memberikan sambutan dan meresmikan kegiatan P3 tahun 2020. Selain dihadiri oleh WD I, pembukaan kegiatan Expedisi P3 dihadiri oleh Ketua Jurusan (Prof. Dr. Ir. Ainin Niswati, M.S. M.Agr.Sc), Seketaris Jurusan Ilmu Tanah (Nur Afni Afrianti, S.P., M.Sc), Prof. Dr. Ir. Abdul Kadir Salam, M.Sc dan Dr. Ir. Afandi, M.P.

Prof. Dr. Ir Abdul Kadir Salam, M.Sc., memberikan materi tentang sekilas ilmu tanah. Selain itu Dr. Ir. Afandi, M.P, memberikan penjelasan teknis dan penjelasan titik survei yang akan di lakukan pada tanggal 4 dan 5 Februari 2020. Mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan P3 dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri.

Kegiatan P3 pada tanggal 4 Februari 2020, kegiatan P3 melakukan expedisi di lokasi Kabupaten Pasewaran. Lokasi yang dikunjungi (1) Sukadana Ham (2) Sumur Putri Telukbetung Utara (3) Dermaga di Teluk Ratai, Padang Cermin, (4) Sawah teras Berbatu di Mulyasari, Wates Way Ratai dan (5) Gunung Rejo Way Ratai. Kegiatan ini didampingi oleh dosen Ilmu tanah antara lain: Prof. Dr. Ir Jamalam Lumbanraja, M.Sc., Dr. Ir Afandi, M.P., Ir. Hery Novpriansyah, M.Si., Ir. Didin Wiharso, M.Si. Ir. Sarno, M.Sc., Septi Nurul Aini, S.P., M.Si., Liska Mutiara Septiana, S.P., M.Si., Dedy Prasetyo, S.P., M.Si, Winih Sekaringtyas Ramadhani, S.P., M.P., dam Dr. Ali Rahmat, S.P., M.Sc.

Pada lokasi Sukadana Ham, Ir. Didin Wiharso, M.Si dan Dr. Ir. Afandi, M.P. menyampaikan materi tentang kharakteristik geologi dan proses pembentukannya. Daerah tersebut berasal dari tufa letusan Gunung Ratai, Gunung Betung, Gunung Pasewaran dan Gunung Rajabasa. Batuan yang ada di daerah tersebut berjenis batuan breksi. Hasil profil lokasi ini memiliki perbedaan, terdapat batasan antara batuan yang sudah mengalami pelapukan dan batasan daerah yang belum mengalami pelapukan. Hal tersebut yang menunjukkan adanya 5 faktor tanah yang mempengaruhi pembentukan tanah.

Selanjutnya di lokasi Sumur Putri Telukbetung Utara, Dr. Ir. Afandi, M.P menyampaikan materi. Dr. Ir Afandi M.P menjelaskan bahwa pengukuran debit air dapat menggunakan alat yang bernama Veskal. Selain itu Sumur Putri merupakan lokasi bendungan yang berada di daerah Pasewaran. Lokasi tersebut dipenuhi oleh eceng gondok yang menandakan bahwa adanya sedimentasi. Sedimentasi yang ada di Sumur Putri akan membuat pendangkalan bendungan tersebut. Hal ini perlu dilakukannya pengambilan sedimentasi yang berkala untuk menjaga kapasitas air yang tertampung.

Selanjutnya di lokasi Dermaga Teluk Ratai, Waylunik. Dr. Afandi, M.P., Ir. Didin Wiharso, M.Sc., dan Prof. Dr. Ir. Jamalam Lumbanraja, M.Sc., memberikan materi yang berkaitan dengan batuan yang ada di lokasi Dermaga. Lokasi ini memiliki batuan selang-seling breksi konglomerat dan batupasir. Hal ini terlihat pada batuan yang bermacam-macam jenis di dalam batu tersebut.

Selanjutnya melakukan perjalanan ke lokasi sawah teras berbatu di Mulyasari Wates Way Ratai. Lokasi ini memiliki keadaan sawah yang banyak sekali batuan di lahan pertanian. Ir. Didin Wiharos, M.Sc., Prof. Dr. Ir. Jamalam Lumbanraja, M.Sc dan Dr. Ir Afandi, M.P memberikan penjelasan tentang lokasi tersebut. Batuan di Lokasi ini berasal dari Tufa Gunung Ratai yang belum mengalami pelapukan. Tanah di lokasi ini cocok dibudidayakan tanaman bunga karena kondisi suhu yang lumayan dingin. Tanah di lokasi ini subur karena masih masuk kedalam tanah Inceptisol.

Selanjutnya kegiatan expedisi P3 dilakukan di lokasi Gunung Rejo, Way Ratai. Lokasi ini terdapat penampang profil. Ir. Didin Wiharso, M.Sc., Dr. Ir. Afandi, M.P. dan Prof. Dr. Ir. Jamalan Lumbanraja, M.Sc memberikan materi yang berkaitan dengan lokasi tersebut. Lokasi ini merupakan lokasi torehan lava andesit basalt dari gunung berapi dengan lensa batu gamping. Keadaan ini terlihat bahwa adanya lapisan-lapisan bekas torehan lava gunung berapi yang belum mengalami pelapukan secara sempurna. Kondisi profil yang berwarna putih dan terdapat bercak merah, kuning dan ungu. Hal ini menggambarkan terjadi pencucian dari lapisan atas yang terus menerus, yang mengakibatkan adanya karatan yang menandakan tingginya Fe, dan Mn di lokasi tersebut.

Kegiatan P3 dilanjut pada hari Rabu, 5 Februari 2020 di PT. Grat Giant Foods. Lokasi yang kami kunjungi yaitu (1) kebun nanas untuk melihat panen (2) Kompos dan (3) Kebun dan PH Jambu. Sebelum berkunjung ke lokasi nanas, kami disambut baik oleh tim Corporate dari GGF di TC (Training Center GGF). Tim Corporate memberikan pengarahan dan penjelasan tentang perkebunan di PT. GGF dan produk-produk apa saja yang di jual oleh PT. GGF. Mahasiswa sangat antusias terhadap penjelasan dari Tim Corporate. Selanjutnya Jurusan Ilmu Tanah FP, UNILA memberikan plakat ke PT. GGF sebagai ucapan terimakasih dan kenang-kenangan dari Jurusan Ilmu Tanah UNILA. Pada kegiatan ke-3 acara expedisi P3, kegiatan ini didampingi oleh dosen Ilmu Tanah, FP., UNILA (Prof. Dr. Ir Ainin Niswati, M.S., M.Agr.Sc., Prof. Dr. Ir. Sri Yusnaini, M.Si., Prof. Dr. Ir. Dermiyati, M.Agr.Sc., Dr. Ir Tamaludin Syam, M.Sc., Dr. Ir. Afandi, M.P., Nur Afni Afrianti S.P., M.Sc., Septi Nurul Aini S.P., M.Si., Liska Mutiara Septiana, S.P., M.Si., Dedy Prasetyo, S.p., M.Si dan Winih Sekaringtyas R, S.P., M.P.).

Pada kunjungan pertama di PT. GGF, kami mengunjungi lokasi nanas, untuk melihat cara panen nanas menggunakan alat Harvester. Tim Corporate dan Pak Jono Sumo selaku kepala wilayah PG1 menjelaskan proses pemanenan nanas, cara membuahkan nanas, kriteria nanas yang siap untuk dipanen, dan tingkat kematangan buah nanas. Selain itu kami diperbolehkan menikmati buah nanas yang siap panen.

Setelah mengunjungi lokasi nanas panen, selanjutnya kami mengunjungi lokasi pabrik kompos. Mahasiswa dijelaskan proses pembuatan kompos yang berasal dari kotoran sapi dan cacahan bambu. Tim dari kompos yang menjelaskan proses pembuatan kompos dari awal, pemisahan antara cairan dan padatan, proses pencampuran bahan, proses pengembalikan kompos hingga kompos telah jadi dan siap diangkut ke lokasi.

Setelah mengunjungi lokasi kompos, lokasi terakhir yang kami kunjungi yaitu lokasi jambu dan PH jambu. Lokasi ini mahasiswa mendapatkan informasi berkaitan dengan proses pemanenan jambu, jamu yang diap di panen, cara bagging, cara pangkas untuk membuahkan jambu dan cara mengkemas jambu untuk siap di distribusikan di supermaket. Kegiatan kunjungan di PT. GGF bertujuan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang keadaan pertanian skala besar di PT. Great Giant Food.

Hari ke-4 kegiatan P3, mahasiswa diberi waktu untuk merekap data dan membuat PPT untuk dilakukan presentasi pada hari Jumat. Mahasiswa didampingi oleh panitia GAMATALA dalam mengerjakan laporan untuk presentasi hasil akhir pada kegiatan P3. Pada Hari ke-5 mahasiswa melakukan presentasi hasil kunjungan di berbagai lokasi yang dihadiri oleh panitia GAMATALA dan dosen Ilmu Tanah. Hasil nilai dari presentasi mahasiswa di akumulasi dengan nilai laporan akhir setelah dilakukan pembimbingan oleh dosen pembimbing P3.

 

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.