Sejarah

Sejarah

Program Studi (PS) Ilmu Tanah “lama” di Fakultas Pertanian Unila berdiri pada Tahun 1984. Pada saat berdirinya, PS Ilmu Tanah berada dalam kendali Jurusan Budidaya Pertanian. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 25/DIKTI/Kep/1994 Jurusan Ilmu Tanah  dibentuk.

Namun sejak diterbitkannya SK Dirjen DIKTI No. 163 Tahun 2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi, PS Ilmu Tanah bergabung dengan PS Agronomi, PS Hortikultura, dan PS Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan menjadi PS Agroteknologi, maka PS Ilmu Tanah sejak tahun ajaran 2008/2009 tidak menerima mahasiswa baru lagi. Jurusan/PS Ilmu Tanah masih tetap berjalan sampai tahun 2011/2012 karena mahasiswa angkatan 2006 masih tetap menjadi mahasiswa Jurusan Ilmu Tanah. Sedangkan mahasiswa PS Ilmu Tanah angkatan 2007 terintegrasi ke PS Agroteknologi.  Sejak 2012 PS Ilmu Tanah, PS Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, PS Agronomi dan PS Hortikultura resmi ditutup menjadi Bidang Ilmu Tanah, Bidang Proteksi Tanaman, dan Bidang Budidaya Pertanian.  Hal tersebut dimaksudkan untuk memfasilitasi dan menghimpun dosen-dosen dari bidang-bidang tersebut pada PS/Jurusan Agroteknologi yang cukup banyak (gabungan dari 3 jurusan).

Sejak 11 Mei 2016, PS Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Lampung kembali diaktifkan dengan Surat Keputusan Menteri No 174/KPT/I/2016.  Untuk itu perlu disusun kembali visi, misi, tujuan, kurikulum, dan dosen pengasuh mata kuliah yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia level 6.

Design Downloaded from free wordpress themes | free website templates | Free Web Icons.