KULIAH UMUM SERIES 7 “TEKNOLOGI INOVASI UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS LAHAN KERING BERKELANJUTAN”

Dekan Fakultas Pertanian Membuka acara Kuliah Umum series 7

Virus Corona mengubah sistem pembelajaran di Indonesia yang awalnya tatap muka, berubah menjadi daring. Oleh karena itu PS. Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Lampung, mengadakan kuliah umum secara Daring untuk menambah pengetahuan khususnya civitas PS. Ilmu Tanah Universitas Lampung, dan secara unum yaitu peserta dari luar Universitas Lampung. Kegiatan kuliah tamu ini dilakukan pada hari Selasa, 25 Agustus 2020. Narasumber pertama dalam kegiatan ini  berasal dari Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, yaitu Dr. Ir. A. Arivin Rivaie, M.Sc. Beliau secara konsisten meneliti bidang kesuburan tanah serta ketersediaan hara bagi tanaman. Narasumber kedua yaitu Prof. Dr. Ir. Jamalam Lumbanraja, M.Sc., merupakan salah satu Guru Besar dari Ilmu Tanah Universitas Lampung yang secara konsisten meneliti bidang kesuburan tanah. Kegiatan ini dipandu oleh moderator Nur Afni Afrianti S.P., M.Sc.

Moderator memandu acara
Dr. Ir. A. Arivin Rivaie, M.Sc memjelaskan materi
Prof. Dr. Ir. Jamalam Lumbanraja, M.Sc., memaparkan materi
MC Membuka Acara

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kegiatan ini dihadiri 170 peserta, yang terdiri dari dalam Fakultas Pertanian dan peserta dari luar Universitas Lampung. Materi yang disampaikan oleh narasumber memiliki titik tekan materi yaitu (1) Memberikan penjelasan tentang luasan lahan kering di Indonesia serta penjelasan luasan lahan kering yang merupakan lahan masam dan tidak masam (2) Memberikan penjelasan cara-cara dalam memperbaiki kesuburan tanah pada lahan masam hingga bagaimana caranya konservasi tanah dan (3) Menjelaskan mengenai model teknologi inovasi dalam mengelola kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas lahan kering berkelanjutan

Kegiatan kuliah umum seris 7 ini diharapkan peserta paham terhadap pentingnya teknologi inovasi dalam meningkatkan produktivitas lahan kering yang berkelanjutan serta memiliki wawasan yang cukup melakukan perbaikan kesuburan tanah baik dalam mengelola dan meningkatkan produktivitas lahan kering berkelanjutan

Mungkin Anda Menyukai

id_IDID